kini yang kulihat, engkau nampak letih
untuk sekedar menampakkan senyuman itu engkau tak berdaya
engkau yang selalu ciptakan cinta dipagiku
jingga menjelang siang
jingga menjelang siang
pekat disaat malam gulita
ku ingat, dulu engkau temani aku dalam susahku
tikam aku dengan ribuan senyum indahmu
ciptakan kegaduhan, mengalahkan debar jantungku
jiwaku berseru ribut tentangmu
hati ini riuh menderu merindukanmu
tak kuat jasadku meninggalkanmu
engkau berikan aku anugrah yang begitu indah
engkau ciptakan binar-binar yang sempurna
anak-anak yang cinta akan engkau dan aku
sukmaku tak sanggup tinggalkan engkau
kesadaranku memaksaku untuk tetap tinggal menjagamu
engkaulah istriku belahan jiwaku
cinta yang ku berikan atas ikhlas
kini ku ganti dengan ketulusan jiwa
ribuan senyum letihmu ku kumpulkan
hingga ku tuliskan jutaan aksara
melukiskan ke agungan ciptaanNYa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar